Anak Jadi Problem Solver Melalui Bebeland

Akhir pekan selalu jadi waktu buat bareng dengan si kecil. Kali ini, aku dan Alkha berkesempatan untuk mengunjungi Bebeland Plaza Medan Fair pada Sabtu-Minggu, 26-27 Oktober 2019 lalu. Pengalaman apa saja yang kami dapatkan selama bermain dengan delapan permainan edukatif? Salah satunya adalah Anak jadi problem solver melalui Bebeland ini. Berikut cerita lengkapnya.

Kebetulan aku dan Alkha yang kini berusia 3 tahun, hadir pada Minggu 27 Oktober 2019 dengan agenda spesial yaitu Meet & Greet dengan Nussa dan Rara, sekaligus kedatangan pengisi suara Nussa, Ocean Fajar yang lincah dan menggemaskan.

Alkha yang sudah menggunakan seragam khusus anak Bebelac, memasuki wahana permainan dan berhasil melengkapi stiker yang ditempelkan di seragam setelah memainkan seluruh permainan yang disediakan.

Seluruh permainan yang tersedia dirancang khusus oleh Psikolog Anak Roslina Verauli yang menekankan pentingnya menumbuhkan empati dan rasa peduli pada anak. Permainan yang disuguhkan juga dimaksud agar anak mampu merasakan apa yang dirasakan oleh orang lin, bersimpati, serta mampu menyelesaikan masalah.

Delapan permainan yang disediakan dirancang dengan alur cerita masalah-solusi, di mana Alkha diarahkan oleh petugas Bebeland untuk mengetahui masalah yang terjadi, memancing rasa peduli, lalu diajak untuk berpikir agar dapat memberikan solusi bagi apa yang terjadi di sekitar.

Permainan pertama yang dipilih Alkha adalah Feeding Animals. Alkha diperkenalkan dengan beberapa hewan yang kelaparan, lalu petugas memberikan makanan untuk selanjutnya Alkha menyelesaikan problem dengan memberi makan hewan-hewan yang kelaparan tersebut.

Ada pula permaian menaiki kancil dengan monitor yang menunjukkan kancil sedang kehilangan arah. Alkha dibimbing untuk menemukan solusi dan memberi petunjuk kepada kancil yang tersesat agar dapat kembali ke rumah. Selain itu, tersedia pula perahu mainan dengan layar monitor menggambarkan bagaimana anak menyelematkan teman-teman yang terdampar di pulau. Misi penyelamatan dilakukan dengan mengayuh perahu sesuai instruksi yang ada di monitor.

Save the Animals juga jadi favorit Alkha. Stan ini difungsikan agar anak-anak belajar menjadi dokter dan memeriksa kucing yang sedang terluka. Alkha pun tampak senang ketika menggunakan jubah dokter sambil memeriksa kucing. Permainan menarik lainnya adalah mewarnai kura-kura yang nantinya akan dipindai dan muncul di layar. Lalu memasang gear yang lepas untuk selanjutnya dapat diputar.

Alkha juga diajak melihat lampu kota yang mati sehingga menghambat aktivitas warga di kota tersebut, dalam permainan edukasi ini, Alkha akan diajak memahami situasi sosial dan mental state dari warga kota yang kesusahan serta  mengasah pemahaman mengenai tenaga gerak untuk menghasilkan energi listrik bagi kota yang mati lampu. Untuk bagian ini, Alkha menolong dengan mengayuh sepeda yang dihubungkan dengan lampu kota, semakin kencang sepeda dikayuh, maka lampu akan hidup kembali.

Secara keseluruhan, permainan di Bebeland sangat mengedukasi dan menumbuhkan rasa empati anak, terutama anak menjadi problem solver sejak dini. Perjalanan aku dan Alkha pun berakhir usai melihat penampilan Nussa dan Rara bersama Ocean Fajar yang khusus hadir di Medan saat itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat